Crawl architecture
Status code, redirect, crawl depth, orphan page, dan navigation paths.
Perkuat crawl, index, rendering, architecture, structured data, dan performance agar konten terbaik Anda tidak tertahan masalah teknis.
Canonical yang salah, redirect chain, rendering lambat, internal link yang dangkal, atau halaman penting yang sulit dicrawl dapat mengurangi efisiensi SEO. Technical SEO memastikan sinyal situs konsisten dari browser sampai crawler.
Lihat bagaimana kami melakukan diagnosis SEO →Setiap workstream dirancang supaya output dapat dipahami, dieksekusi, dan dievaluasi—bukan berhenti pada rekomendasi abstrak.
Status code, redirect, crawl depth, orphan page, dan navigation paths.
Canonical, robots, noindex, sitemap, parameter, dan duplication.
LCP, INP, CLS, render blocking, image sizing, dan asset delivery.
Validasi schema sesuai tipe halaman tanpa markup yang menyesatkan.
Memeriksa rendering dan content discovery pada komponen dinamis.
Redirect mapping, pre-launch QA, launch monitoring, dan post-launch validation.
Kami menjaga setiap tahap memiliki input, keputusan, dan output yang jelas.
Memetakan bagaimana bot menavigasi website.
Memeriksa output final yang dapat diakses crawler.
Mengurutkan masalah berdasarkan severity dan dependency.
Bekerja dengan developer atau tim internal.
Melakukan recrawl dan monitoring index.
Mulai dari SEO Audit untuk mengetahui constraint dan prioritas yang paling penting.
Pelajari SEO Audit →Jawaban singkat sebelum Anda menentukan scope.
Ceritakan target, website, dan kondisi kompetisi. Kami bantu memetakan langkah yang paling masuk akal.